Power bank adalah sebuah alat untuk menyimpan energi. Banyak juga yang menyebut power bank sebagai portable charger, yakni alat untuk mengisi ulang gadget ketika kita sedang bepergian atau di luar rumah (On the Trip).
Saat ini harga sebuah power bank berkualitas berkisar dari 300rb sampai 600rb rupiah. Cukup mahal bukan?
Nah untuk kalian yang sedang ingin menghemat budgetnya atau sedang membutuhkan charger disaat sedang tidak ada listrik, saya akan memberikan tips sederhana dan jitu untuk membuat sendiri Power bank dari Baterai Eneloop.
Berikut perlengkapan yang harus disiapkan antara lain :
- Dudukan untuk 4 baterai AA
- 4 buah baterai Eneloop 2000mAh atau 2500mAh
(Baterai Eneloop memiliki kapasitas besar dan
tahan lama)
- Kabel USB/ USB Hub
- Kabel secukupnya
Cara atau Proses Pengerjaan adalah sebagai berikut :
1. Potong kabel USB Hub, lalu sambungkan dengan kabel yang sudah disiapkan.
2. Sambungkan kabel warna merah pada kabel USB dengan bagian positif (+) pada dudukan baterai dan warna hitam pada bagian negatif (-)
3. Pasang Baterai pada Dudukan Baterai yang tersedia
4. USB Power Bank buatan sendiri siap digunakan
Perhatikan dalam membuat power bank sederhana ini yaitu cukup hanya gunakan 4 dudukan baterai.
Hindari menggunakan 8 dudukan baterai karena hal ini bisa melebihi kapasitas smartphone. Kenapa bisa begitu? Hal ini disebabkan karena 1 buah baterai Eneloop AA tegangannya 1.2 Volt, jadi estimasinya adalah 1.2 x 4 = 4.8 Volt.
Biasanya tegangan yang digunakan charger handphone maksimal adalah 5 volt.
Coba anda bayangkan, jika anda menggunakan 2 buah dudukan dengan estimasi 8 baterai x 1.2 volt = 9.6 Volt.
Tegangan lebih dapat mengakibatkan komponen IC dalam HP / gadget anda rusak dan akhirnya handphone tidak bisa dicharge.
Maka dari itu, intinya adalah jangan pernah melebihi kapasitas yang sudah ditentukan dari sebuah perangkat.
Untuk menyiasati kelebihan tegangan kita dapat menggunakan IC Stabil dan Dioda Zener karena kedua komponen tersebut memiliki fungsi sebagai stabilizer dan cutting tegangan sehingga tegangan input akan distabilkan jika melewati komponen tersebut.
Ada hal penting yang harus diperhatikan adalah kita menggunakan trafo (transformator) sehingga pemasangan baterai itu pada bagian smoothing, yaitu kutub positif (+) pada elko (+) dan kutub negatif (-) pada ground.
Catatan penting : Untuk Pengecasan Baterai Eneloop yang sudah habis tetap menggunakan Charger Eneloop alias Charger untuk Baterai AA
Silahkan mencoba mempraktekkan cara di atas. Have a nice try.
Ref: http://www.prince-eneloop.com/product-details.php?idb=76
No comments:
Post a Comment